INFO Kumurkek

, ,

Kumurkek – Usai Setop Izin bangun. Kebijakan ini muncul setelah penangguhan izin pembangunan rumah yang diterapkan oleh KDM, sebagai bagian dari upaya untuk mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan dan menciptakan kawasan hunian yang lebih ramah lingkungan.

Kebijakan Setop Izin Bangun Rumah

Usai Setop Izin Mulai bulan ini, KDM menangguhkan sementara izin pembangunan rumah untuk pengembang yang tidak memenuhi persyaratan lingkungan, termasuk kewajiban penanaman pohon di dalam kawasan perumahan.

“Kami ingin memastikan bahwa pembangunan perumahan tidak hanya berfokus pada aspek komersial, tetapi juga memperhatikan keberlanjutan lingkungan. Oleh karena itu, kami mengambil langkah tegas dengan menangguhkan izin pembangunan bagi pengembang yang tidak memasukkan unsur penghijauan dalam perencanaan mereka,” kata Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Hadi Prabowo, dalam konferensi pers di Jakarta.

Menurut Hadi, kebijakan ini bertujuan untuk menjaga keseimbangan antara pembangunan infrastruktur dan pelestarian alam. Dengan semakin terbatasnya lahan hijau di kota-kota besar, penanaman pohon di kawasan perumahan menjadi sangat penting untuk menjaga kualitas udara, menurunkan suhu mikro lingkungan, dan meningkatkan kualitas hidup penghuni perumahanUsai Setop Izin Bangun Rumah, KDM Wajibkan Pengembang Tanam Pohon di Perumahan

Baca Juga : Menteri Dito Ariotedjo Bantah Isu Artis DK Jadi Penyebab Perceraian

Kewajiban Pengembang Menanam Pohon

“Kami telah merancang regulasi yang jelas mengenai kewajiban pengembang untuk menanam pohon. Setiap pengembang harus menyediakan ruang terbuka hijau di kawasan perumahan mereka, dan melakukan penanaman pohon secara bertahap hingga mencapai jumlah yang telah ditentukan,” ujar Menteri Hadi.

Kewajiban ini tidak hanya berlaku untuk perumahan skala besar, tetapi juga untuk perumahan dengan skala lebih kecil yang masih memerlukan izin dari KDM. Pengembang yang melanggar ketentuan ini tidak akan diberikan izin untuk melanjutkan proyek mereka, dan bahkan bisa dikenakan sanksi administratif berupa denda atau penangguhan izin yang lebih lama.

Tujuan dan Manfaat Penanaman Pohon di Perumahan

Penanaman pohon di kawasan perumahan memiliki berbagai manfaat yang sangat signifikan, baik dari segi ekologis, sosial, maupun ekonomi. Berikut adalah beberapa tujuan dan manfaat dari kebijakan ini:

1. Meningkatkan Kualitas Udara

Pohon memiliki kemampuan untuk menyaring udara dan menghasilkan oksigen, yang dapat meningkatkan kualitas udara di sekitar kawasan perumahan.

2. Menurunkan Suhu Mikro Lingkungan

Pohon dapat memberikan naungan alami, mengurangi suhu permukaan tanah, dan membuat lingkungan menjadi lebih nyaman untuk dihuni.

3. Meningkatkan Estetika dan Kualitas Hidup

Keberadaan pohon yang rimbun memberikan kesan asri, nyaman, dan menambah daya tarik estetika sebuah lingkungan hunian. Hal ini bisa meningkatkan kualitas hidup penghuninya, yang dapat menikmati keindahan alam sekaligus merasakan manfaat psikologis dari keberadaan ruang hijau.

, ,

Kumurkek – Menteri Dito Ariotedjo dengan tegas membantah isu yang beredar bahwa artis DK menjadi penyebab perceraian antara dirinya dan Atalia Praratya, yang selama ini diketahui sebagai pasangan yang sangat harmonis. Isu tersebut merebak setelah pemberitaan yang mengaitkan artis DK dengan kehidupan pribadi Dito, yang semakin mengundang perhatian publik dan media sosial.

Dalam konferensi pers yang digelar pada Selasa (14 Desember 2025) di Jakarta, Dito Ariotedjo dengan tegas mengklarifikasi bahwa perceraian yang terjadi bukan disebabkan oleh hubungannya dengan artis DK atau pihak ketiga manapun, melainkan karena perbedaan pribadi dan dinamika rumah tangga yang sudah terjadi selama beberapa waktu terakhir.

Isu Artis DK Sebagai Penyebab Perceraian

Isu mengenai artis DK yang dikaitkan dengan perceraian Dito dan Atalia pertama kali muncul beberapa pekan lalu, beredar luas di kalangan netizen dan media sosial. Beberapa akun media sosial menyebarkan rumor yang menyatakan bahwa Dito dan artis yang dikenal dengan DK sebagai nama panggungnya itu memiliki kedekatan yang lebih dari sekadar profesional, dan hal tersebut kabarnya menjadi faktor pemicu keretakan rumah tangga yang sempat terlihat bahagia.

Namun, pernyataan tersebut langsung dibantah oleh Dito Ariotedjo yang merasa harus memberikan klarifikasi agar tidak ada kesalahpahaman yang lebih besar.

“Saya ingin menegaskan di sini bahwa tidak ada hubungan yang lebih dari sekadar profesional antara saya dan artis DK. Isu yang berkembang di masyarakat sangat jauh dari kebenaran. Perceraian saya dengan Atalia tidak ada kaitannya dengan artis atau pihak ketiga lainnya,” tegas Dito Ariotedjo.

Menurut Dito, dalam hubungan rumah tangga, terkadang ada perbedaan pendapat dan masalah pribadi yang tidak dapat diselesaikan dengan mudah. Meskipun hubungan mereka berakhir dengan perceraian, Dito menyatakan bahwa ia dan Atalia tetap menjaga komunikasi yang baik demi anak-anak mereka dan untuk menjaga hubungan baik di masa depan.Dito Ariotedjo Bantah Artis DK Jadi Penyebab Perceraian dengan Niena Kirana

Klarifikasi Mengenai Perceraian

Baca Juga :  Menanam Pohon di Makam? Ini Hukumnya dalam Islam

Dalam kesempatan itu, Dito juga mengungkapkan alasan lebih mendalam terkait perceraian yang terjadi dengan Atalia Praratya, yang juga merupakan figur publik. Dito menjelaskan bahwa hubungan mereka memang sudah menghadapi banyak tantangan dalam beberapa tahun terakhir, dan perceraian adalah jalan terbaik setelah berbagai upaya penyelesaian dilakukan.

“Perceraian ini adalah keputusan yang sangat berat. Namun, kami merasa ini adalah langkah terbaik setelah melalui banyak pertimbangan. Kami berdua sepakat untuk berpisah secara baik-baik. Itu saja yang perlu disampaikan. Kami ingin agar masyarakat tidak terpengaruh oleh isu-isu yang tidak berdasar.”

Dito menambahkan, meskipun perceraian ini merupakan hal yang sangat pribadi, ia dan Atalia berusaha untuk tetap menjaga komunikasi yang baik demi anak-anak mereka yang masih membutuhkan kasih sayang dari kedua orang tua mereka.

Menteri Dito Ariotedjo Mengenal Artis DK dan Klarifikasi dari Pihak Terkait

Sementara itu, artis DK yang disebut-sebut dalam isu ini juga angkat bicara. Dalam sebuah wawancara eksklusif, DK menegaskan bahwa ia sangat terkejut dengan beredarnya isu yang mengaitkan dirinya dengan perceraian Dito Ariotedjo. DK, yang dikenal sebagai seorang penyanyi dan influencer, mengaku tidak memiliki hubungan khusus dengan Dito selain hubungan profesional yang ada di dunia hiburan.

, ,

 Inilah hukum Islamnya.

INFO KUMURKEK  –  Menanam Pohon 14 Desember 2025 – Jakarta, Indonesia – Menanam pohon di makam merupakan hal yang sering dilakukan oleh sebagian umat Muslim sebagai tanda penghormatan dan doa bagi yang telah meninggal. Untuk memahami lebih dalam, mari kita lihat bagaimana pandangan Islam mengenai hal ini dan apakah ada dalil yang mengatur soal menanam pohon di sekitar makam.Menjadi Pahlawan Kehidupan dengan Menanam Satu Pohon

Baca Juga: Nestapa Anak Kandung jadi Budak Nafsu Ayah yang Pejabat di Raja Ampat

Makna Menanam Pohon dalam Islam

Sebelum membahas lebih lanjut mengenai hukum menanam pohon di makam, penting untuk memahami dulu makna dan nilai dari menanam pohon dalam Islam. Dalam ajaran Islam,  memiliki nilai ibadah yang sangat besar, karena Nabi Muhammad SAW pernah bersabda:

“Jika seorang Muslim menanam pohon atau benih, lalu seekor burung, seseorang, atau seekor binatang memakannya, maka itu dianggap sebagai sedekah baginya.” (HR. Bukhari)

Hadis ini menunjukkan bahwa  atau tanaman yang bermanfaat untuk orang lain atau makhluk hidup lainnya adalah amal jariyah yang pahalanya terus mengalir.

Namun, untuk memastikan apakah  di makam sesuai dengan ajaran Islam, kita perlu melihat lebih jauh pada tujuan dan prinsip dasar Islam dalam merawat makam.

Secara umum, Islam sangat menghargai pemeliharaan kuburan dan mewajibkan umat Islam untuk menjaga kehormatan orang yang telah meninggal dengan baik.

1. Menjaga Kehormatan Makam

Islam mengajarkan umatnya untuk menjaga kebersihan dan kehormatan makam. Ada beberapa pandangan dalam fiqih yang melarang segala bentuk perhiasan berlebihan atau pemahatan pada makam, seperti membangun monumen atau patung yang bisa mengarah pada penyembahan atau kesyirikan. Hal ini berlandaskan pada hadis Nabi Muhammad SAW yang melarang pembuatan bangunan di atas makam, yang bisa memunculkan kesan penyembahan terhadap makam.

2. Pohon yang Bermanfaat dan Tidak Mengganggu

 Oleh karena itu,  seperti pohon kelapa, pisang, atau pohon buah yang memberikan manfaat nyata bagi orang banyak, bisa menjadi amal jariyah yang terus mengalirkan pahala bagi yang menanamnya.

 Oleh karena itu, pemilihan jenis pohon yang tepat menjadi penting agar tidak mengganggu atau merusak makam tersebut.

, ,

INFO Kumurkek – Nestapa Anak Kandung  yang menjadi korban kekerasan seksual oleh ayahnya sendiri. Kasus ini mencuat ke publik setelah pengungkapan yang mengejutkan dari pihak kepolisian setempat, yang mengungkapkan bahwa seorang pejabat di wilayah tersebut telah melakukan tindakan yang tak termaafkan terhadap anaknya yang masih di bawah umur.

Nestapa Anak Kandung Kisah tragis ini menjadi perhatian nasional karena melibatkan seorang pejabat daerah, yang seharusnya menjadi contoh bagi masyarakat, namun justru terjerat dalam kasus yang sangat keji ini. Kasus ini tidak hanya menyentuh sisi kemanusiaan, tetapi juga membuka mata masyarakat tentang tingginya angka kekerasan seksual dalam rumah tangga yang sering kali terjadi di balik pintu tertutup, bahkan melibatkan anggota keluarga dekat.

Korban: Seorang Anak Kandung yang Tak Berdaya

Menurut keterangan dari pihak kepolisian dan komnas perlindungan anak, korban adalah seorang perempuan muda yang masih berusia 16 tahun. Korban, yang namanya dirahasiakan untuk menjaga privasinya, telah mengalami perlakuan tidak senonoh oleh ayah kandungnya sejak beberapa bulan lalu. Sang ayah yang dikenal sebagai pejabat daerah dengan jabatan cukup tinggi di Raja Ampat tersebut, secara terang-terangan melakukan perbuatan bejat ini di dalam rumah mereka sendiri.

Nestapa Anak Kandung
Nestapa Anak Kandung

Baca Juga :  Jadwal Kapal Pelni Sorong – Surabaya Desember 2025: KM Sinabung Hingga KM Ciremai

Nestapa Anak Kandung Pada awalnya, korban tidak berani melapor kepada siapa pun karena merasa terisolasi dan takut dengan ancaman dari ayahnya yang memiliki pengaruh besar di wilayah tersebut. Namun, setelah beberapa kali mengalami kekerasan seksual, korban akhirnya memberanikan diri untuk bercerita kepada salah seorang guru di sekolahnya. Guru tersebut kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak yang berwajib.

Penemuan yang Mengguncang Masyarakat

Kasus ini terungkap setelah pihak kepolisian mendapat laporan dari guru korban yang merasa khawatir atas perubahan perilaku sang anak yang sangat drastis.

Polisi juga telah melakukan visum et repertum terhadap korban untuk mengumpulkan bukti medis yang mendukung kasus tersebut.

Kejadian Tragis di Dalam Keluarga Pejabat

Kasus ini menjadi sorotan publik karena pelaku adalah seorang pejabat yang memiliki posisi penting di daerah tersebut. IM, yang selama ini dikenal sebagai sosok yang dihormati di masyarakat, kini harus menghadapi kenyataan pahit atas perbuatannya yang mencoreng namanya dan merusak masa depan anak kandungnya.

Kekerasan seksual dalam keluarga sering kali terjadi di balik layar, dan sulit untuk dideteksi. Dalam banyak kasus, korban merasa tidak berdaya dan takut untuk melapor karena adanya hubungan kekuasaan atau ketergantungan pada pelaku. Dalam kasus ini, ketakutan korban terhadap ayahnya yang berstatus pejabat daerah menjadi salah satu faktor utama mengapa ia tidak segera melapor.

Dampak Psikologis dan Sosial pada Korban

Psikolog menyebutkan bahwa korban kekerasan seksual, khususnya yang melibatkan anggota keluarga, cenderung mengalami stres pascatrauma (PTSD), gangguan kecemasan, dan depresi yang dapat bertahan lama, bahkan seumur hidup.

 bukan hanya soal fisik, tetapi juga tentang perasaan korban yang akan terguncang lama,” ujar Dr. Arini.

Korban yang saat ini tengah menjalani pendampingan psikologis, harus menghadapi masa depan yang penuh tantangan.

Pencegahan dan Peran Masyarakat dalam Menanggulangi Kekerasan Seksual

Kasus ini mengingatkan kita akan pentingnya kesadaran masyarakat dalam mencegah kekerasan seksual dan memberikan perlindungan kepada anak-anak di lingkungan keluarga.

Pemerintah dan lembaga terkait juga perlu menyediakan lebih banyak sumber daya dan pelatihan untuk membantu mengidentifikasi kasus-kasus kekerasan seksual yang mungkin tersembunyi dalam keluarga.

Menurut Komnas Perlindungan Anak, salah satu langkah penting dalam menangani masalah ini adalah dengan membuka akses bagi korban untuk melapor tanpa rasa takut. Selain itu, mereka juga menekankan pentingnya pendidikan mengenai kekerasan seksual sejak usia dini, agar anak-anak dapat memahami apa yang terjadi pada mereka dan berani melapor jika mengalami pelecehan.

Reaksi Masyarakat dan Keluarga Korban

Kasus ini mendapat reaksi yang sangat kuat dari masyarakat setempat, terutama warga Raja Ampat yang merasa sangat terkejut dan marah atas perbuatan bejat seorang pejabat yang seharusnya menjadi panutan.

Keluarga korban, yang kini sedang berusaha memberikan dukungan penuh kepada sang anak, juga mengharapkan agar proses hukum berjalan transparan dan adil. Mereka menginginkan agar pelaku, yang selama ini menggunakan jabatannya untuk menutupi perbuatannya, mendapatkan hukuman yang setimpal. Mereka juga berharap agar korban mendapatkan perawatan psikologis dan sosial yang cukup untuk memulihkan kondisi mentalnya.

, ,

Kumurkek – Jadwal Kapal Pelni  Surabaya pada bulan Desember 2025. Kapal-kapal ini, termasuk KM Sinabung dan KM Ciremai, menjadi pilihan utama bagi masyarakat yang hendak melakukan perjalanan jarak jauh, baik untuk keperluan pekerjaan, keluarga, maupun liburan.

Sebagai salah satu perusahaan pelayaran terbesar di Indonesia, PT Pelni berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik dalam transportasi laut. Jadwal kapal yang tersedia pada bulan Desember 2025 ini sangat penting bagi para calon penumpang untuk merencanakan perjalanan mereka dengan lebih baik.

Latar Belakang:

Rute Sorong – Surabaya adalah salah satu jalur penting yang menghubungkan Papua Barat dengan pulau utama di Indonesia, Jawa, khususnya kota Surabaya yang menjadi pusat ekonomi dan bisnis di wilayah Indonesia Timur. Banyak penduduk dari Sorong dan sekitarnya yang menggunakan kapal Pelni sebagai moda transportasi utama untuk menuju Surabaya, baik untuk urusan bisnis maupun pribadi.

Jadwal Kapal Pelni
Jadwal Kapal Pelni

Baca JugaToyota Rehabilitasi Toilet Desa Sasak Ende Gunakan Material dari Sampah Plastik

Pada Desember 2025, PT Pelni kembali menghadirkan kapal-kapal besar seperti KM Sinabung dan KM Ciremai untuk memenuhi permintaan perjalanan yang tinggi, terutama menjelang libur Natal dan Tahun Baru. Rute Sorong – Surabaya memang menjadi sangat sibuk pada bulan-bulan tersebut, mengingat tingginya mobilitas masyarakat yang ingin merayakan liburan di luar daerah.

Kapal-Kapal Pelni yang Melayani Rute Sorong – Surabaya:

  1. KM Sinabung

    • KM Sinabung adalah salah satu kapal besar yang sering melayani rute Sorong – Surabaya. Dengan kapasitas yang besar dan fasilitas lengkap, kapal ini menjadi pilihan utama bagi penumpang yang ingin bepergian dengan kenyamanan ekstra.

    • Fasilitas: KM Sinabung dilengkapi dengan berbagai fasilitas modern seperti ruang tidur ber-AC, restoran, kapal kesehatan, dan area relaksasi. Penumpang juga dapat menikmati hiburan selama perjalanan, dengan berbagai pilihan acara seperti film, musik, dan permainan untuk keluarga.

    • Rute dan Jadwal: KM Sinabung akan melayani rute Sorong – Surabaya dengan keberangkatan secara berkala pada minggu pertama dan ketiga setiap bulan.

  2. KM Ciremai

    • KM Ciremai adalah kapal lainnya yang beroperasi di rute Sorong – Surabaya. Kapal ini dikenal dengan pelayanan yang ramah dan fasilitas yang cukup lengkap, meskipun sedikit lebih kecil dibandingkan dengan KM Sinabung. Namun, KM Ciremai tetap menjadi pilihan yang nyaman bagi penumpang yang ingin bepergian ke Surabaya.

    • Fasilitas: KM Ciremai menyediakan fasilitas seperti kursi kelas ekonomi, kelas bisnis, restoran, dan ruang hiburan. Meskipun lebih sederhana, kapal ini tetap menjaga kenyamanan penumpang dengan kualitas pelayanan yang baik dan harga tiket yang terjangkau.

    • Rute dan Jadwal: KM Ciremai beroperasi dengan keberangkatan lebih sering, yaitu pada tanggal 10 Desember dan 24 Desember 2025.

    • Jadwal Lengkap Kapal Pelni Rute Sorong – Surabaya Desember 2025:

Kapal Keberangkatan dari Sorong Tiba di Surabaya
KM Sinabung 5 Desember 2025 10 Desember 2025
KM Sinabung 19 Desember 2025 24 Desember 2025
KM Ciremai 10 Desember 2025 15 Desember 2025
KM Ciremai 24 Desember 2025 29 Desember 2025

Proses Pemesanan Tiket dan Informasi Lainnya:

Untuk memudahkan penumpang yang ingin menggunakan jasa kapal Pelni, PT Pelni telah menyediakan berbagai cara untuk membeli tiket, baik secara online maupun offline.

Persyaratan dan Protokol Kesehatan:

Menanggapi pandemi global yang masih berlangsung, PT Pelni mengutamakan keselamatan dan kesehatan penumpang dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat selama perjalanan.

  1. Penyediaan Sanitasi: Terdapat fasilitas cuci tangan dan desinfektan di berbagai titik di dalam kapal untuk memastikan kebersihan yang maksimal.

Tips Perjalanan yang Nyaman dengan Kapal Pelni:

  1. Bersiap untuk Perjalanan Jauh: Perjalanan dari Sorong ke Surabaya memakan waktu yang cukup lama, jadi pastikan Anda siap dengan kenyamanan sepanjang perjalanan, baik dengan membawa hiburan pribadi seperti buku atau perangkat elektronik.

Kesimpulan:

Pastikan untuk memesan tiket lebih awal dan selalu mematuhi protokol kesehatan selama perjalanan untuk kenyamanan dan keselamatan Anda.

Kapal-kapal Pelni, seperti KM Sinabung dan KM Ciremai, memberikan kenyamanan, keselamatan, dan pelayanan terbaik untuk setiap penumpangnya, menjadikan perjalanan laut Anda lebih menyenangkan dan aman.

, ,

Info Kumurkek – Toyota Rehabilitasi Indonesia, melalui program CSR (Corporate Social Responsibility) mereka, memberikan kontribusi besar terhadap lingkungan dan masyarakat Desa Sasak, Kecamatan Ende, Nusa Tenggara Timur. Kali ini, Toyota tidak hanya memperbaiki fasilitas umum, tetapi juga menghadirkan inovasi dalam rehabilitasi toilet desa dengan memanfaatkan material dari sampah plastik yang telah didaur ulang.

Program yang diberi nama “Toilet Bersih untuk Desa Sasak” ini merupakan bagian dari upaya Toyota untuk mendukung keberlanjutan lingkungan sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pemanfaatan teknologi dan material ramah lingkungan. Dengan memanfaatkan sampah plastik sebagai bahan dasar, Toyota memberikan solusi yang inovatif untuk masalah infrastruktur di desa sekaligus mengurangi tumpukan sampah plastik yang semakin mengkhawatirkan.

Inovasi Toilet Ramah Lingkungan

Toyota Rehabilitasi
Toyota Rehabilitasi

Baca Juga :  Mempercepat Pembangunan Dan Pemerataan, PUPR Bangun Pusat Pemerintahan Di Empat DOB Papua

Dalam proses rehabilitasi tersebut, Toyota menggandeng sejumlah pihak, termasuk perusahaan pengolah sampah plastik dan lembaga-lembaga sosial setempat.

Menurut Ibu Endang, Kepala Desa Sasak, proyek ini tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi warganya, tetapi juga memberi mereka pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya pengelolaan sampah yang bijak. “Kami sangat berterima kasih kepada Toyota yang telah menginisiasi proyek ini. Selain memberikan fasilitas yang lebih baik, kami juga belajar banyak tentang cara mengelola sampah plastik dan bagaimana kita bisa mengurangi dampak buruknya terhadap lingkungan,” ujar Ibu Endang dengan penuh harapan.

Mengurangi Sampah Plastik, Meningkatkan Kualitas Hidup

 Program ini hadir sebagai solusi yang menggabungkan pengelolaan sampah plastik dengan pembangunan infrastruktur yang bermanfaat.

Toyota berkomitmen untuk mengurangi dampak negatif dari sampah plastik dengan cara yang lebih kreatif dan berkelanjutan.

Menurut Agus Salim, Kepala Program CSR Toyota Indonesia, proyek ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mendukung pembangunan berkelanjutan dan pengelolaan lingkungan yang lebih baik. “Kami ingin memberikan dampak positif tidak hanya dari segi infrastruktur, tetapi juga dari sisi lingkungan. Dengan memanfaatkan sampah plastik yang ada, kami berharap bisa memberikan solusi bagi masyarakat sekaligus membantu menjaga bumi kita,” ungkap Agus.

Teknologi Daur Ulang Sampah Plastik

Dampak Positif bagi Masyarakat dan Lingkungan

Rehabilitasi toilet menggunakan sampah plastik memberikan dampak yang luas, baik bagi masyarakat Desa Sasak maupun bagi lingkungan. Dari sisi sosial, proyek ini sangat bermanfaat karena memberikan akses kepada warga desa untuk memiliki fasilitas sanitasi yang lebih layak. Banyak warga desa, terutama di daerah-daerah terpencil, masih kesulitan untuk mengakses fasilitas toilet yang bersih dan higienis. Dengan proyek ini, warga Sasak kini dapat menikmati fasilitas yang lebih nyaman dan sehat.

 Sampah plastik yang terbuang sembarangan dapat mencemari tanah, air, dan udara, serta membahayakan ekosistem. Dengan mengubah plastik menjadi material bangunan, Toyota turut berperan dalam meminimalkan dampak tersebut.

Keterlibatan Masyarakat dalam Proyek

Selain membangun toilet, proyek ini juga melibatkan masyarakat setempat dalam proses pembangunan.

Toyota dan Komitmen terhadap Keberlanjutan

Video terbaru

, ,

Pacu Pembangunan dan Pemerataan, Kementerian PU Targetkan Gedung Pemerintahan di 4 DOB Papua Fungsional 2027

INFO Kumurkek-  Sebagai wujud nyata komitmen pemerintah dalam mempercepat pembangunan dan pemerataan di Tanah Papua, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) secara agresif menggarap pembangunan kompleks gedung pemerintahan di empat Daerah Otonomi Baru (DOB). Keempat daerah tersebut adalah Papua Barat Daya, Papua Selatan, Papua Pegunungan, dan Papua Tengah.

Mempercepat Pembangunan Dan Pemerataan, PUPR Bangun Pusat Pemerintahan Di Empat DOB Papua
Mempercepat Pembangunan Dan Pemerataan, PUPR Bangun Pusat Pemerintahan Di Empat DOB Papua

Baca Juga : Program Rumah Subsidi Untuk MBR Di Papua

Dalam sebuah koordinasi intensif dengan Kementerian Dalam Negeri, Wakil Menteri PUPR, Diana Kusumastuti, menegaskan bahwa target operasional seluruh gedung pemerintahan di empat DOB ini telah ditetapkan untuk tahun 2027.

“Kami telah menyepakati dan berkomitmen penuh bahwa seluruh bangunan pemerintahan di empat DOB Papua ini harus sudah dapat berfungsi secara optimal pada tahun 2027,” tegas Diana usai bertemu dengan Wamendagri, Ribka Haluk, di Jakarta.

Kompleks gedung yang sedang dibangun ini tidak hanya sekadar struktur fisik, melainkan simbol dari kehadiran negara dan pusat penggerak roda pemerintahan, ekonomi, dan pelayanan publik di wilayah baru. Gedung-gedung strategis yang dimaksud mencakup Gedung Kantor Gubernur, Gedung Kantor DPRD, dan Gedung Majelis Rakyat Papua (MRP).

Tahapan Pembangunan yang Terkendali

Pelaksanaan proyek monumental ini dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kesiapan dan dinamika di setiap lokasi. Diana Kusumastuti memaparkan rincian progresnya:

  • Papua Barat Daya dan Papua Selatan: Memimpin laju pembangunan, dimana proses konstruksi di dua DOB ini telah dimulai lebih dulu.

  • Papua Tengah: Menyusul setelah kedua DOB tersebut, saat ini dalam tahap persiapan lanjutan.

  • Papua Pegunungan: Sedang menyelesaikan fase persiapan. “Untuk Papua Pegunungan, sempat terjadi penyesuaian lokasi. Kini lokasi baru telah ditetapkan dan kami sedang mempercepat pemenuhan readiness criteria-nya, seperti finalisasi desain dan perizinan lahan,” jelas Diana. Dikarenakan proses ini, pembangunan fisik di Papua Pegunungan diperkirakan baru dimulai pada tahun 2026.

Mengenai besaran anggaran, Diana mengungkapkan bahwa investasi untuk setiap gedung pemerintahan ini signifikan, berada dalam kisaran Rp 100 miliar hingga Rp 150 miliar per gedung. Anggaran ini mencerminkan standar kualitas dan ketahanan bangunan yang tinggi, disesuaikan dengan kondisi geografis Papua.

Sinergi dengan Pembangunan Jalan Trans-Papua: Sebuah Strategi Menghubungkan Wilayah

Keberadaan pusat pemerintahan yang baru akan semakin bermakna jika didukung oleh infrastruktur penghubung yang memadai. Secara beriringan, Kementerian PUPR juga terus memacu penyelesaian Jalan Trans-Papua, yang merupakan proyek strategis nasional.

Menteri PUPR, Dody Hanggodo, dalam kesempatan terpisah menegaskan komitmennya. “Pembangunan Jalan Trans Papua, termasuk segmen Mamberamo-Elelim sepanjang 50,14 kilometer, akan terus kita lanjutkan. Begitu pula dengan pembangunan infrastruktur di DOB, semua berjalan simultan,” ungkap Dody.

Jalan Trans-Papua bukan sekadar aspal yang membentang, melainkan urat nadi yang akan menghubungkan sentra-sentra ekonomi, mempermudah distribusi logistik, dan yang terpenting, mendekatkan layanan dasar bagi masyarakat. Keberadaan jalan ini menjadi prasyarat utama untuk membuka isolasi dan memacu kesejahteraan di Bumi Cendrawasih.

“Kesejahteraan harus dimulai dengan membuka akses dan komunikasi. Fokus kami adalah menyelesaikan Trans Papua, dan simultan dengan itu, membangun pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di beberapa provinsi di Papua. Semua ini akan terus berlanjut tanpa henti,” sambung Dody penuh keyakinan.

Jalan Trans-Papua, khususnya yang melintasi Provinsi Papua Pegunungan, dirancang sebagai penghubung vital antara Jayapura dan Wamena. Keberhasilannya akan menjadi bukti nyata pemerataan pembangunan dan keadilan infrastruktur bagi seluruh rakyat Indonesia, dari Barat hingga ke Timur.

Dengan sinergi antara pembangunan pusat pemerintahan yang modern dan infrastruktur jalan yang handal, pemerintah optimis dapat menciptakan landasan yang kokoh untuk percepatan pembangunan, peningkatan kesejahteraan, dan terwujudnya keadilan bagi seluruh masyarakat Papua di DOB baru mereka.

, ,

Miliki Rumah di Bumi Cenderawasih: Panduan Lengkap Rumah Subsidi di Papua 2025

INFO Kumurkek– Bagi banyak warga Papua, mimpi untuk memiliki rumah sendiri bukan lagi sekadar angan-angan. Berkat program pemerintah, Rumah Subsidi hadir sebagai solusi hunian yang terjangkau bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah MBR. Program ini dirancang khusus untuk meringankan beban masyarakat dalam memiliki tempat tinggal yang layak.

Program Rumah Subsidi Untuk MBR Di Papua
Program Rumah Subsidi Untuk MBR Di Papua

Baca Juga : Komnas HAM Perwakilan Papua Panggil Dua Oknum TNI Terkait Dua Kasus Penembakan

Apa Itu Rumah Subsidi dan Keuntungannya?

Rumah subsidi adalah sebuah inisiatif pemerintah yang memberikan kemudahan dan bantuan finansial sehingga harga rumah menjadi sangat terjangkau.

Keuntungan utama dari program ini tidak hanya terletak pada harga jualnya yang di bawah pasaran, tetapi juga pada kemudahan pembiayaannya. Pembeli dapat menikmati cicilan bulanan yang ringan dan tetap hingga akhir masa tenor kredit.

Berapa Harga Maksimal Rumah Subsidi di Papua 2025?

Berdasarkan Peraturan Menteri PUPR Nomor 689/KPTS/M/2023, harga jual maksimal rumah subsidi untuk wilayah Provinsi Papua ditetapkan sebesar Rp 240 juta. Ketentuan harga yang sama juga berlaku untuk seluruh wilayah administrasi di Papua, yaitu:

  • Papua Barat

  • Papua Tengah

  • Papua Pegunungan

  • Papua Barat Daya

  • Papua Selatan

Penetapan harga ini mencerminkan pertimbangan pemerintah terhadap kondisi geografis dan logistik di wilayah Timur Indonesia.

Perbandingan Harga Rumah Subsidi di Seluruh Indonesia

Sebagai gambaran, berikut adalah rincian harga maksimal rumah subsidi di berbagai wilayah Indonesia pada tahun 2025:

Wilayah Harga Maksimal
Papua & Seluruh Provinsi di Papua Rp 240.000.000
Jabodetabek, Kep. Anambas, Bali, Nusa Tenggara, Maluku, Maluku Utara, Kab. Murung Raya, Kab. Mahakam Ulu Rp 185.000.000
Kalimantan (kecuali dua kabupaten di atas) Rp 182.000.000
Sulawesi, Bangka Belitung, Kep. Riau (kecuali Anambas), Kep. Mentawai Rp 173.000.000
Jawa (kecuali Jabodetabek) dan Sumatera (kecuali Kep. Riau, Bangka Belitung, Mentawai) Rp 166.000.000

Dari tabel di atas, terlihat bahwa harga di Papua adalah yang tertinggi, yang sekaligus menunjukkan komitmen pemerintah untuk menyediakan hunian yang merata meski dengan tantangan yang berbeda.

Kemudahan Pembiayaan dengan Kredit FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan)

Inilah jantung dari program rumah subsidi. Fitur-fitur unggulannya antara lain:

  • Suku Bunga Terjangkau: Bunga flat hanya 5% selama masa kredit.

  • Tenor Panjang: Jangka waktu kredit hingga 20 tahun, membuat cicilan bulanan semakin ringan.

  • Uang Muka Minim: DP bisa dimulai dari 1% saja dari harga rumah.

  • Bebas PPN: Pembeli tidak dibebani Pajak Pertambahan Nilai.

  • Dilengkapi Asuransi: Premi asuransi jiwa, kebakaran, dan kredit sudah termasuk dalam fasilitas ini.

Siapa Saja yang Berhak? Syarat dan Kriteria MBR

Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, pemerintah menetapkan sejumlah persyaratan bagi calon pembeli:

  1. Warga Negara Indonesia (WNI).

  2. Belum pernah menerima subsidi perumahan dari pemerintah sebelumnya.

  3. Status bisa lajang atau sudah menikah.

  4. Belum memiliki rumah atas nama sendiri.

  5. Memiliki penghasilan, baik tetap maupun tidak tetap.

Selain syarat administratif di atas, calon pembeli harus memenuhi kriteria penghasilan sebagai MBR. Untuk wilayah Papua (Zona 3), batas maksimal penghasilan adalah:

  • Untuk umum (lajang): Rp 10,5 juta per bulan.

  • Untuk pasangan menikah (gabungan): Rp 12 juta per bulan.

  • Peserta Tapera (perorangan): Rp 12 juta per bulan.

Sid Herdi Kusuma menegaskan bahwa MBR adalah masyarakat yang memiliki keterbatasan daya beli, sehingga perlu mendapatkan dukungan pemerintah untuk mewujudkan rumah impian mereka.

Langkah Menuju Rumah Impian

Dengan harga yang terjangkau, kemudahan pembiayaan FLPP, dan syarat yang jelas, program rumah subsidi di Papua tahun 2025 menjadi peluang emas untuk segera memiliki hunian sendiri. Bagi Anda yang memenuhi kriteria, segeralah mempersiapkan dokumen dan mencari informasi lebih lanjut ke developer perumahan bersubsidi terpercaya atau lembaga keuangan mitra BP Tapera di kota Anda.

, ,

Komnas HAM Papua Panggil Dua Oknum TNI Terkait Dua Kasus Penembakan Memilukan, Ini Kata Ketua Komnas HAM

INFO Kumurkek Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Komnas HAM Perwakilan Papua mengambil langkah tegas dengan memanggil dan meminta keterangan langsung dari dua oknum anggota TNI. Keduanya diduga terlibat dalam dua kasus penembakan terpisah yang menewaskan warga sipil dan sesama anggota TNI, yang terjadi di Jayapura dan Keerom pada awal September lalu. Langkah ini dinilai sebagai upaya serius untuk mengungkap fakta dan menegakkan keadilan di tanah Papua.

Komnas HAM Perwakilan Papua Panggil Dua Oknum TNI Terkait Dua Kasus Penembakan
Komnas HAM Perwakilan Papua Panggil Dua Oknum TNI Terkait Dua Kasus Penembakan

Baca Juga : Tantangan Besar Bupati Yunus Wonda ASN Harus Berani Kreatif Dan Inovatif

Frits Ramandey, Ketua Komnas HAM Perwakilan Papua, menegaskan bahwa pemanggilan ini bukanlah bentuk formalitas belaka. “Ini adalah tindak lanjut investigasi dari pemantauan langsung kami terhadap dua insiden berdarah yang telah menyentuh hati nurani publik.

Dua Kronologi Kelam di Awal September

Frits memaparkan kedua kasus tersebut dengan rinci. Kasus pertama terjadi di kawasan Entrop, Kota Jayapura, pada 3 September 2025. Korban adalah almarhum Obet Manaki, seorang tukang parkir yang harus meregang nyawa setelah ditembak oleh oknum anggota TNI dari Pomdam XVII Cenderawasih, Pratu TB. Insiden ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat setempat, sekaligus mempertanyakan keselamatan warga sipil di ruang publik.

“Hanya berselang empat hari kemudian, pada 7 September, tragedi serupa terulang di Distrik Waris, Kabupaten Keerom,” lanjut Frits. Kali ini, korban justru berasal dari kalangan internal TNI. Praka Petrus Muenda, seorang anggota TNI yang disebut-sebut telah meninggalkan tugasnya dan tinggal bersama keluarga, tewas ditembak oleh Komandan Tim Satgas Ketapang, Kapten Inf J. Kasus ini semakin memperkeruh suasana, menunjukkan kompleksitas permasalahan yang terjadi.

Sebuah Terobosan: Akses Langsung ke Pelaku

Yang membuat langkah Komnas HAM kali ini istimewa adalah keberhasilan mereka mendapatkan akses langsung untuk meminta keterangan dari kedua oknum TNI tersebut. “Ini adalah pertama kalinya kami bisa mendapatkan akses kepada oknum anggota TNI yang kasusnya telah resmi dilimpahkan ke meja hijau pengadilan militer,” tutur Frits dengan nada yang mengapresiasi.

Ia menyebut langkah ini sebagai sebuah kemajuan dan sinyal positif dari komitmen institusi TNI, dalam hal ini yang diwakili oleh Kepala Otmil Jayapura, untuk transparan dan kooperatif dalam menangani kasus-kasus pelanggaran hukum yang melibatkan anggotanya. “Ini bisa menjadi preseden dan contoh yang baik bagi penanganan kasus serupa di masa depan,” tambahnya.

Desakan untuk Pengadilan Militer yang Transparan

Meski telah menjadi tersangka dan proses hukum sedang berjalan di bawah kendali Otmil IV/20, Kodam XVII Cenderawasih, Komnas HAM tidak tinggal diam. Frits dengan lugas menyampaikan harapan lembaganya. “Tanpa bermaksud sedikitpun mengintervensi kewenangan proses peradilan militer yang berlangsung, kami ingin mengingatkan pentingnya transparansi,” tegasnya.

Komnas HAM mendesak agar proses persidangan kedua kasus ini tidak ditutup untuk publik. “Sidang harus bisa dipublikasikan dan masyarakat, terutama keluarga korban, diberikan akses untuk menyaksikan proses hukum ini secara terbuka. Hanya dengan keterbukaan, keadilan yang sesungguhnya dapat ditegakkan dan dirasakan oleh para keluarga yang berduka,” pungkas Frits.

Desakan untuk Pengadilan Militer yang Transparan

Meskipun proses hukum kini berjalan di bawah kendali Otmil IV/20, Kodam XVII Cenderawasih, Komnas HAM terus mendorong akuntabilitas. “Namun, tanpa intervensi, kami harus menekankan pentingnya transparansi,” tegas Frits.

Selanjutnya, Komnas HAM mendesak secara terbuka agar pengadilan militer membuka akses persidangan. “Selain itu, masyarakat dan keluarga korban berhak menyaksikan proses hukum ini. Pada akhirnya, hanya keterbukaan yang dapat memulihkan kepercayaan dan menegakkan keadilan sejati bagi para keluarga yang berduka,” pungkas Frits.

, ,

Tahun 2026, Bupati Jayapura Peringatkan ASN: “Stop Program ‘Copy-Paste’, Waktunya Berinovasi untuk Warga!”

INFO Kumurkek– Langkah tegas disampaikan oleh Bupati Jayapura, Yunus Wonda, dalam apel pagi yang digelar di halaman kantor bupati, Gunung Merah, Sentani. Dengan penuh semangat, Bupati mengeluarkan instruksi penting sekaligus tantangan besar bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Jayapura: waktunya berhenti mengandalkan program lama dan beralih ke karya yang inovatif dan kreatif.

Tantangan Besar Bupati Yunus Wonda ASN Harus Berani Kreatif Dan Inovatif
Tantangan Besar Bupati Yunus Wonda ASN Harus Berani Kreatif Dan Inovatif

Baca Juga : Mengakselerasi Perekonomian Transmigrasi, Kementrans Jalankan Diplomasi Investasi Ke China

Bupati tidak hanya menekankan pentingnya disiplin dan loyalitas, tetapi juga mendorong sebuah perubahan budaya kerja yang fundamental. “Tunjukkan dedikasi dan loyalitas dengan cara yang cerdas dan penuh tanggung jawab. Kerjakan tugas dengan baik, dan pastikan seluruh energi dan kegiatan kita sejalan dengan visi dan misi yang telah kita tetapkan untuk memajukan Jayapura,” tegas Yunus di hadapan seluruh peserta apel.

Tonggak Sejarah 2026: Akhir Era Program “Salin-Tempel”

Pernyataan paling menggema datang ketika Bupati Yunus Wonda menetapkan Tahun 2026 sebagai batas akhir untuk praktik “copy-paste” dalam perencanaan program. Ia menegaskan bahwa masa depan Jayapura tidak bisa dibangun dengan hanya menyalin program dari tahun-tahun sebelumnya.

“Dengarkan baik-baik, mulai tahun 2026, tidak boleh lagi ada kegiatan yang sekadar ‘dibawa’ dari tahun 2023, 2024, atau 2025. Jangan hanya salin dan tempel program lama! Zaman sudah berubah, tantangan masyarakat juga berkembang.

Perubahan Butuh Kekompakan dan Pemberdayaan Seluruh ASN

Bupati menyadari bahwa perubahan besar mustahil diwujudkan oleh segelintir orang saja. Untuk itu, ia menekankan bahwa fondasi dari inovasi ini adalah kerja keras, kekompakan, dan tanggung jawab kolektif seluruh jajaran pemerintah.

“Perubahan yang kita idamkan tidak akan lahir dari kerja individual. Butuh kekompakan dan sinergi,” ujarnya. Ia kemudian meminta kepada setiap kepala dinas untuk meninggalkan budaya kerja yang eksklusif dan beralih ke model pemberdayaan. “Libatkan semua pegawai dalam setiap pekerjaan dan perencanaan. Jangan ada kegiatan di lapangan yang dilakukan tanpa koordinasi yang solid. Setiap orang, di posisinya masing-masing, harus berkontribusi aktif. Setiap ide berharga.”

Cinta pada Pekerjaan adalah Modal Dasar Pengabdian

Mengakhiri arahan yang inspiratif tersebut, Bupati Yunus Wonda mengajak seluruh ASN untuk memaknai pekerjaan mereka tidak hanya sebagai tugas administratif, tetapi sebagai bentuk pengabdian yang lebih tinggi.

“Mari kita jatuh cinta pada pekerjaan dan tanggung jawab kita. Ingat, amanah yang kita jalankan ini adalah titipan dari Tuhan dan kepercayaan dari rakyat yang kita layani. Dengan hati yang penuh cinta dan rasa tanggung jawab, saya yakin tidak ada yang mustahil. Hasil karya kita nantinya akan menjadi warisan berharga, membawa kemajuan dan perubahan besar yang dapat kita banggakan bersama untuk Kabupaten Jayapura tercinta,” pungkasnya penuh haru.

Perubahan Butuh Kekompakan dan Pemberdayaan Seluruh ASN

Bupati menyadari bahwa perubahan besar mustahil diwujudkan oleh segelintir orang saja. Sebagai contoh, ia menekankan bahwa fondasi dari inovasi ini adalah kerja keras, kekompakan, dan tanggung jawab kolektif seluruh jajaran pemerintah.

“Perubahan yang kita idamkan tidak akan lahir dari kerja individual. Sebaliknya, kita butuh kekompakan dan sinergi,” ujarnya. Kemudian, ia meminta kepada setiap kepala dinas untuk meninggalkan budaya kerja yang eksklusif dan beralih ke model pemberdayaan. “Libatkan semua pegawai dalam setiap pekerjaan dan perencanaan. Dengan demikian, kita akan memanfaatkan seluruh potensi yang ada. Selanjutnya, jangan ada kegiatan di lapangan yang dilakukan tanpa koordinasi yang solid. Setiap orang, di posisinya masing-masing, harus berkontribusi aktif karena setiap ide sangatlah berharga.”

Cinta pada Pekerjaan adalah Modal Dasar Pengabdian

Mengakhiri arahan yang inspiratif tersebut, Bupati Yunus Wonda mengajak seluruh ASN untuk memaknai pekerjaan mereka tidak hanya sebagai tugas administratif, melainkan sebagai bentuk pengabdian yang lebih tinggi.

“Mari kita jatuh cila pada pekerjaan dan tanggung jawab kita. Ingatlah bahwa amanah yang kita jalankan ini adalah titipan dari Tuhan dan kepercayaan dari rakyat yang kita layani. Oleh sebab itu, dengan hati yang penuh cinta dan rasa tanggung jawab, saya yakin tidak ada yang mustahil. Pada akhirnya, hasil karya kita nantinya akan menjadi warisan berharga, membawa kemajuan dan perubahan besar yang dapat kita banggakan bersama untuk Kabupaten Jayapura tercinta,” pungkasnya penuh haru.

Langkah Konkret Menyambut Era Baru

Tantangan Menanggapi arahan Bupati ini, para kepala dinas langsung menyiapkan langkah-langkah strategis. Misalnya, Dinas Pendidikan mulai merancang forum kelompok kerja (FGD) untuk menggali ide segar dari para guru dan tenaga kependidikan. Sementara itu, Dinas Kesehatan berencana meluncurkan program jemput bola yang lebih masif untuk menjangkau daerah terpencil.

Bahkan, Pemerintah Kabupaten akan segera membentuk tim khusus yang mereka beri nama ‘Satgas Inovasi’. Tugas utama tim ini adalah menilai, memfilter, dan merealisasikan setiap proposal program baru dari masing-masing dinas. Dengan kata lain, setiap ide brilian tidak akan lagi tenggelam dalam tumpukan berkas, tetapi akan mendapatkan pembinaan dan pendanaan yang tepat.

Singkatnya, arahan Bupati ini bukan sekadar wacana, melainkan sebuah peta jalan menuju transformasi birokrasi. Semangat baru ini diharapkan dapat menggerakkan seluruh ASN untuk bersama-sama membangun Jayapura yang lebih sejahtera dan maju.

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.